Selamat Datang Di Website RSU Kab. Tangerang

Manajemen Nyeri

Nyeri adalah pengalaman sensorik 4 emosional yang tidak menyenangkan serta dihubungkan dengan kerusakan jaringan atau potensi akan terjadi kerusakan jaringan.

RUMAH SAKIT UMUM

KABUPATEN TANGERANG

KAMI ADA UNTUK ANDA

 

Alamat : Jl. A Yani No 9 Tangerang

Telp.021-5523507, 5512948, 5513709

445/UM.1.6/PKRS/RSUT/2016

 

PENGERTIAN  NYERI:

Nyeri adalah pengalaman sensorik 4 emosional yang tidak menyenangkan serta dihubungkan dengan kerusakan jaringan atau potensi akan terjadi kerusakan jaringan.

PEMBAGIAN NYERI:

  1. Nyeri akut ( < dari 6 bulan )

Nyeri akut umumnya terjadi secara tiba tiba dan umumnya berkaitan dengan cedera fisik. Nyeri ini berlangsung dari beberapa detik hingga 6 bulan.

  1. Nyeri Kronik

Nyeri Kronik adalah nyeri konstan atau menetap sepanjang suatu periode waktu. Nyeri ini dirasakan selama lebih dari 6 bulan.

  

TANDA DAN GEJALA:

Suara:

  • Menangis
  • Merintih
  • Menarik/menghembuskan nafas

Ekspresi Wajah:

  • Meringis
  • Menggigit lidah, mengatupkan gigi
  • Tertutup rapat/ membuka mata atau mulut
  • Menggigit bibir

Pergerakan Tubuh:

  • Kegelisahan
  • Mondar mandir
  • Gerakan menggosok atau berirama
  • Bergerak melindungi tubuh
  • Otot tegang

Interaksi social:

  • Menghindari percakapan dann kontak social
  • Berfokus aktivitas mengurangi nyeri
  • Disorientasi waktu

 CARA MENGURANGI NYERI:

  1. Distraksi

Pengalihan pada hal hal lain sehingga lupa pada nyeri yang sedang dirasakan

  • Mengobrol dengan orang lain
  • Mendengarkan music
  • Menbaca,menonton
  1. Teknik Relaksasi

Teknik nafas dalam melalui hidung kemudian mengeluarkannya secara perlahan lahan melalui mulut dengan gerakan lambat dan teratur

  1. Teknik Imajinasi

Membayangkan sesuatu yang menarik dan meyenangkan

  1. Teknik rangsangan dan massase(Pijatan)

Untuk menghalangi masuknya rangsangan nyeri ke otak agar rangsangan nyeri tidak dipersepsikan. Misalnya:

  • Menggosok atau mengusap kulit
  • Kompres dengan air hangat/panas
  1. Relaksasi nafas dalam
  • Ciptakan lingkungan yang tenang.
  • Usahaan tetap rileks dan tenang.
  • Menarik nafas dalam dari hidung dan mengisi paru paru dengan udara melalui hitungan 1,2,3.
  • Perlahan lahan udara dihembuskan melalui mulut sambil merasakan ekstremitas rileks.
  • Anjurkan bernafas dengan irama normal 3 kali.
  • Menarik nafas lagi melalui hidung dan menghembuskan melalui mulut secara perlahan lahan.
  • Membiarkan telapak tangan dan kaki rileks.
  • Usahakan agar tetap konsentrasi, mata sambil terpejam.
  • Pada saat konsentrasi pusatkan pada daerah yang nyeri.

TUJUAN MANAJEMEN NYERI:

  • Mengurangi rasa nyeri
  • Merelaksasikan ketegangan otot
  • Mengalihkan perhatian agar nyeri hilang/berkurang
  • Menghalangi sampainya rangsangan nyeri ke otak agar rangsangan nyeri tidak dipersepsikan
  • Mengurangi kecemasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*