Selamat Datang Di Website RSU Kab. Tangerang

Luka Bakar

Luka  bakar adalah suatu trauma yang disebebkan oleh panas, arus listrik, bahan kimia dan petir yang mengenai kulit, mukosa dan jaringan yang lebih dalam.

RUMAH SAKIT UMUM

KABUPATEN TANGERANG

KAMI ADA UNTUK ANDA

 

 

Telp. 021-5523507, 5512948, 5513709

445/BDH.3.5/PKRS/RSUT/2016

PENGERTIAN LUKA BAKAR:

Luka  bakar adalah suatu trauma yang disebebkan oleh panas, arus listrik, bhaan kimia dan petir yang mengenai kulit, mukosa dan jaringan yang lebih dalam.

TANDA DAN GEJALA LUKA  BAKAR

  1. Kulit merah dan bengkak
  2. Sakit
  3. Kulit terlihat basah/licin dan lemba
  4. Melepuh
  5. Pada kasus yang parah kulit menghitam atau terbakar hangus

Luka Bakar :

Definisi & penggolongannya

Luka bakar :

Semua cedera yang terjadi panasnya akibat paparan suhu tinggi penggolongan luka bakar berdasarkan sumber panasnya :

  • Terminal
  • Zat kimia
  • Listrik
  • Radiasi

Penggolongan luka bakar berdasarkan lapisan kulit terkena:

  • Luka bakar derajat 1
  • Luka bakar derajat 2
  • Luka bakar derajat 3

BERATNYA LUKA BAKAR ADA BEBERAPA FAKTOR ANTARA LAIN :

  1. Persentasi area (luasnya) luka bakar pada permukaan tubuh.
  2. Kedalaman luka bakar.
  3. Anatomi lokasi luka bakar.
  4. Umur klien.
  5. Riwayat pengobatan yang lalu.
  6. Trauma yang menyertai atau bersamaan

PENANGANAN LUKA BAKAR :

  • Guyur luka bakar dengan air bersih mengalir dingin/ rendam dalam air bersih selama 10 s/d 15 menit sampai nyerinya reda(jangan gunakan air es/ es batu)
  • Oleskan lation untuk luka bakar
  • Minum obat pereda nyeri
  • Jangan pecahkan gelembungnya

INDIKASI RAWAT INAP

  1. Penderita syok atau terancam syok bila luas bakar < 10% pada anak atau >15% pada orang dewasa.
  2. Terancam pembengkakan saluran nafas akibat terhirupnya asap atau udara panas.
  3. Letak luka memungkinkan penderita terancam cacat berat, seperti pada wajah, mata, kaki atau daerah kemaluan.

PERAWATAN LUKA

  1. Perawatan terbuka: untuk luka dangkal perawatan luka terbuka dingin A kering sehingga kuman sulit berkembang.
  2. Perawatan tertutup: untuk menghindari kemungkinan kuman berkembang biak, luka ditutup kasa setelah dibubuhi & dikompres antiseptik, balutan diganti beberapa bari sehari
  3. Rujuk pada fisiotherapi untuk menghindari cacat tetap (anggota gerak menjadi kaku)

PENCEGAHAN INFEKSI PADA LUKA BAKAR SECARA UMUM ADALAH :

  • Hentikan kontak dengan sumber panas untuk mencegah terjaidnya kerusakan jaringan yang lebih parah.
  • Andaikan terbakar api, jangan berlari karena tindakan ini justru akan memperbesar nyala apinya, lebih baik berguling-guling. Siram dengan air atau selimuti dengan selimut basah
  • Bila terkena zat kimia, harus segera dicuci dengan air sebanyak-banyaknya. Lebih baik lagi mencucinya di bawah kerran air mengalir.
  • Bila terkena ailran listrik, putuskan aliran llstrik tersebut selekas mungkin dengan menarik steker dari kontaknya atau melepas sekering. Lalu lepaskan penderita dari barang yang mengandung aliran listrik dengan menggunakan benda yang tidak menghantarkan aliran listrik, misalnya sepotong dahan keirng atau papan. Penolong pun harus terisolasi, misal-nya dengan berdiri diatas papan kering, tumpukan koran atau pakaian kering.
  • Bila korban berada diruang tertutup, segara bawa ke ruang terbuka atau yang memilliki ventilasi yang baik

 

CACATAN:

Jangan mengolekan adol, mentega, kecap atau minyak tanah pada luka bakar karena:

  • Menyebabkan infeksi
  • Membuat luka semakin parah
  • Menghambat penyembuhan luka atau menimbulkan bekas luka

PROSES TERJADINYA INFEKSI PADA LUKA BAKAR

  • Kerusakan jaringan
  • Inflamasi
  • Infeksi
  • Luka bakar merupakan media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme, biasanya akan menyebabkan infeksi dalam 24-28 jam.
  • Dalam kondisi yang lebih berat akan muncul bakterime atau septikemi yang kemudian akan terjadi penyebaran infeksi ke tempat lain.

Bakterime merupakan penyebab kematian tersering pada luka bakar mulai 24 jam pertama sampai luka bakar yang sudah sembuh.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*