Selamat Datang Di Website RSU Kab. Tangerang

Kateterisasi Jantung

Apakah itu Kateterisasi Jantung / Angiografi Koroner?

Apakah itu Kateterisasi Jantung / Angiografi Koroner?

Merupakan tindakan medis yang menggunakan pencitraan sinar-X untuk melihat pembuluh darah jantung. Tindakan Kateterisasi Jantung dapat berperan sebagai alat diagnostik sekaligus terapi pada kelainan jantung dan pembuluh

Pada saat keteterisasi, cairan kontras akan disuntikkan melalui selang kateter dan masuk ke dalam pembuluh darah jantung, sehingga pencitraan dengan sinar-X yang diambil secara serial dapat menampilkan pembuluh darah jantung dengan jelas dan terperinci. Jika diperlukan dokter dapat melakukan tindakan seperti angioplasti sebagai tindakan lanjutan angiografi koroner

Adapun mekanisme yang dilakukan dalam tindakan tersebut yakni dengan memasukan selang kecil berukuran panjang (kateter) dan elastis ke dalam pembuluh arteri yang ada dilipat paha atau lengan. Selang tipis tersebut kemudian diarahkan melalui pembuluh darah untuk sampai ke jantung kateter inilah yang menjadi acuan bagi dokter untuk melakukan pemeriksaan diagnostik angiografi koroner sebagai bagian dari kateterisasi jantung koroner.

Resiko Komplikasi Saat Kateterisasi Jantung

Kemungkinan terjadinya komplikasi pada saat kateterisasi jantung angigrafi maupun angioplasti secara umum sangat kecil yaitu kurang dari 1%, resiko kematian <0,2%, serangan jantung akur <0,5%, stroke <0,7%, gangguan irama jantung <0,5%, komplikasi pembuluh darafh besar (pemdarahan yang membutuhkan transfusi atau pseudoaneurisme) <1%, hipersensitifkontras, perforasi koroner dan lain-lain <0,4%.

Mengapa Harus Melakukan Kateterisasi Jantung?

Kateterisasi jantung dilakukan guna melihat arteri jantung yang menyempit atau tersumbat. Sehingga dengan kateterisasi jantung sumbatan dan penyempitan arteri dapat dibuka dengan cepat. Pembukaan penyempitan atau sumbatan menggunakan kateter dengan balon pada ujungnya. Akses mauk dapat melalui :

  • Arteri Femoralis
  • Arteri Radilsid
  • Arteri Brakhalis

Pelayana kateterisasi dapat diperoleh di RSU Kabupaten Tangerang

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum tindakan ?

  • Puasa makan 4-6 jam sebelum tindakan,kecuali obat-obatan.
  • Obat-obatan diminum kecuali obat DM ditunda
  • Untuk pasien dari rumah harus dirawat minimal 1 hari sebelum tindakan.
  • Ukur berat badan dan tinggi badan.
  • Pemeriksaan penunjangan laboratorium.
  • Melakukan pengisian Surat Izin Tindakan.

Apa saja yang dapat diperiksakan selain Angiografi /Angioplasti koroner apalagi yang bisa diperiksa ?

Penyadapan janutng. Kateterisasi jantung jenis penyadapn jantung ini adalah jenis pemeriksaan jantung invasif yang bertujuan untuk mengetahui tekanan dan kandungan oksigen (saturasi) dalam ruang-ruang jantung.  Biasanya dilakukan pada pasien yang menderita penyakit bawaan seperti ASD,VSD<dan sejenisnya

Apa yang harus diperhatikan setelah tindakan selesai ?

  • Kaki tidak boleh ditekuk selama 6-8 jam.
  • Apabila tindakan dari lengan, 4 jam setelah tindakan tanagn tidak boleh ditekuk atau untuk menggemgam.
  • Tahan atau tekuk daerah tindakan saat batuk atau
  • Segera lapor bila ada keluhan.

Pencegahan penyakit Jantung Koroner

  • Untuk mencegah terjadinya penyakit jantung koroner maka ada beberapa hal yang harus dilakukan:
  1. Stop merokok
  2. Kontrol kadar gula darah
  3. Kontrol tekanan darah
  4. Kontrol kadar kolestrol darah
  5. Banyak melakukan aktivitas olah raga
  6. Hindari Stres

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*